Museum Negeri Provinsi Lampung Dorong Minat Belajar Sejarah Lewat Lomba Vlog Siswa Tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung

  • 14:35 WIB
  • 07 October 2025
  • Admin Museum Ruwa Jurai
  • Dilihat 101 kali
Museum Negeri Provinsi Lampung Dorong Minat Belajar Sejarah Lewat Lomba Vlog Siswa Tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Museum Negeri Provinsi Lampung kembali menggelar kegiatan edukatif bagi pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung melalui Lomba Vlog “Ayo Belajar di Museum” Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat generasi muda untuk mengenal sejarah dan budaya daerah dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

Melalui lomba ini, para peserta diajak menjelajahi berbagai koleksi museum dan mengemas pengalaman belajar mereka dalam bentuk video vlog yang informatif, inspiratif, dan sarat nilai edukatif.

Dari hasil penilaian dewan juri, APERTURE MEDIA perserta dari SMK Muhammadiyah Kota Agung berhasil meraih Juara Pertama, diikuti oleh PIXELS peserta dari SMAN 2 Kalianda sebagai Juara Kedua, dan SMK DARUSSALAM TANGGAMUS peserta dari SMK Darussalam Tanggamus sebagai Juara Ketiga. Sementara itu, kategori Juara Harapan diraih oleh:

  • ·       Juara Harapan I: MULMED SKABTI I peserta dari SMK Amal Bakti Jatimulyo
  • ·       Juara Harapan II: SMATRIS peserta dari SMA Tri Sukses Natar
  • ·       Juara Harapan III: SMK VISION peserta dari SMKN 1 Penawartama Tulang Bawang

Adapun penilaian lomba dilakukan oleh tim juri yang kompeten di bidang seni, media, dan kebudayaan, yaitu:

  • ·       PG Wisnu Wijaya, M.Sn – Akademisi Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • ·       Dede Safara, S.Sn – Praktisi Perfilman
  • ·       Irwan Wahyudi – Praktisi Perfilman
  • ·       I Made Giri Gunadi, S.S., M.Si. – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Lampung
  • ·       Yudha Arya Pradana, S.Ant – DPD IPMI Lampung

Kepala UPTD Museum Negeri Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme peserta dari berbagai kabupaten/kota di Lampung. “Melalui media vlog, para pelajar mampu menunjukkan bahwa belajar sejarah di museum dapat dikemas dengan cara yang modern, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman”, ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya museum untuk menjadikan pembelajaran sejarah lebih menarik dan dekat dengan dunia digital generasi muda.

Lomba vlog ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan fungsi museum sebagai pusat pembelajaran budaya. Melalui karya video, para siswa berhasil menampilkan semangat pelestarian warisan budaya serta pentingnya mengenal identitas daerah melalui koleksi museum.

Pada kesempatan yang sama, pihak Museum Negeri Provinsi Lampung menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah berpartisipasi aktif. “Kami bangga dengan semangat dan kreativitas para peserta. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus memotivasi pelajar untuk datang, belajar, dan berkreasi di museum”, tutur perwakilan museum.

Museum Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang menginspirasi, serta menjadi ruang yang ramah bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dan budaya Lampung lebih dekat. Melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan museum, semangat cinta budaya diharapkan dapat terus tumbuh dan mengakar di hati generasi penerus bangsa.