Bandar Lampung — Museum Negeri Provinsi Lampung kembali menggelar kegiatan
edukatif bagi pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung melalui Lomba Vlog
“Ayo Belajar di Museum” Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat
generasi muda untuk mengenal sejarah dan budaya daerah dengan cara yang kreatif
dan menyenangkan.
Melalui lomba ini, para peserta diajak menjelajahi berbagai koleksi museum
dan mengemas pengalaman belajar mereka dalam bentuk video vlog yang informatif,
inspiratif, dan sarat nilai edukatif.
Dari hasil penilaian dewan juri, APERTURE MEDIA perserta dari SMK
Muhammadiyah Kota Agung berhasil meraih Juara Pertama, diikuti oleh PIXELS
peserta dari SMAN 2 Kalianda sebagai Juara Kedua, dan SMK DARUSSALAM TANGGAMUS peserta
dari SMK Darussalam Tanggamus sebagai Juara Ketiga. Sementara itu, kategori
Juara Harapan diraih oleh:
- ·
Juara
Harapan I: MULMED SKABTI I peserta dari SMK
Amal Bakti Jatimulyo
- ·
Juara
Harapan II: SMATRIS peserta dari SMA Tri Sukses Natar
- ·
Juara
Harapan III: SMK VISION peserta dari SMKN 1 Penawartama Tulang Bawang
Adapun penilaian lomba dilakukan oleh tim juri yang kompeten di bidang
seni, media, dan kebudayaan, yaitu:
- ·
PG
Wisnu Wijaya, M.Sn – Akademisi Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
- ·
Dede
Safara, S.Sn – Praktisi Perfilman
- ·
Irwan
Wahyudi – Praktisi Perfilman
- ·
I
Made Giri Gunadi, S.S., M.Si. – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Lampung
- ·
Yudha
Arya Pradana, S.Ant – DPD IPMI Lampung
Kepala UPTD Museum Negeri Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi yang
tinggi atas antusiasme peserta dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.
“Melalui media vlog, para pelajar mampu menunjukkan bahwa belajar sejarah di
museum dapat dikemas dengan cara yang modern, kreatif, dan relevan dengan
perkembangan zaman”, ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya
museum untuk menjadikan pembelajaran sejarah lebih menarik dan dekat dengan
dunia digital generasi muda.
Lomba vlog ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana
memperkenalkan fungsi museum sebagai pusat pembelajaran budaya. Melalui karya
video, para siswa berhasil menampilkan semangat pelestarian warisan budaya
serta pentingnya mengenal identitas daerah melalui koleksi museum.
Pada kesempatan yang sama, pihak Museum Negeri Provinsi Lampung
menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan apresiasi kepada
sekolah-sekolah yang telah berpartisipasi aktif. “Kami bangga dengan semangat
dan kreativitas para peserta. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus
memotivasi pelajar untuk datang, belajar, dan berkreasi di museum”, tutur
perwakilan museum.
Museum Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang
menginspirasi, serta menjadi ruang yang ramah bagi generasi muda untuk mengenal
sejarah dan budaya Lampung lebih dekat. Melalui kolaborasi antara lembaga
pendidikan, masyarakat, dan museum, semangat cinta budaya diharapkan dapat
terus tumbuh dan mengakar di hati generasi penerus bangsa.
